Entri Populer

Jumat, 22 Juli 2011

Rencana biaya pendidikan buah hati Anda

“Berikanlah anakmu ikan maka dia akan hidup 1 hari, dan ajarilah anakmu memancing maka dia akan hidup selamanya”
memberikan pendidikan yang layak pada buah hati kita adalah bukan kalau kita ada uang tetapi harus dipaksakan saat kita ada atau sedang tidak ada kebutuhan.
Menyiapkan biaya pendidikan yang semakin hari semakin mahal membuat orang mau tak mau harus pintar menyiasatinya. Agar tetap bisa menyekolahkan anak di sekolah yang berkualitas baik, hari ini banyak sekali anak putus sekolah, padahal banyak orang tua yang mempersiapkan dana pendidikan bagi anaknya, hari ini bangsa indonesia begitu tertinggal dengan bangsa lain salah satu sebabnya adalah sumber daya manusia kita itu terlalu lemah, ternyata setelah diselidiki ternyata banyak orang tua yang tidak bisa menghitung berapa biaya yang diperlukan oleh anak mereka, kalau dia mau menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi, kebanyakan mereka hanya menyediakannya asal asalan saja 300, 500 yang penting bagi mereka sudah menabung.
Berikut ada tips sukses untuk menyiapkan dana pendidikan anak:

1.Menabung Sejak Dini
Idealnya, dana telah dipersiapkan sejak anak masih dalam kandungan. Sebab, ketika anak sudah lahir, banyak kebutuhan lain yang juga harus dipenuhi. Menyiapkan biaya sejak dini akan lebih bagus (banyak) hasilnya, sehingga biaya sekolah yang makin mahal bisa diatasi, dan bila kita mempersiapkannya sejak dini maka kita bisa mencicil biaya pendidikan itu lebih lama jadi akan semakin ringan buat kita.

Tentukan ke mana kelak anak akan disekolahkan. Memiliki tujuan sekolah tertentu sangat penting, Cari informasi seberapa besar uang sekolah yang dibutuhkan untuk pendidikan anak di masing-masing jenjang sekolah yang Anda dan pasangan inginkan. Sehingga, Anda akan tahu berapa biaya yang akan dibutuhkan termasuk inflasinya karena tiap tahun biaya pendidikan akan mengalamai kenaikan dan ketika tiba waktunya anak bersekolah dan akan lebih mudah bagi Anda untuk menghitung dan mengetahui berapa dana yang harus Anda dan pasangan sisihkan atau tabungkan untuk mencapainya.
2.Rencana Investasi

Lihat secara menyeluruh kondisi keuangan keluarga Anda saat ini. Periksa apakah Anda berdua memiliki hutang, baik jangka pendek maupun panjang, berapa pemasukan dan pengeluaran setiap bulan, dan berapa aset yang Anda miliki. Dari situ, kita akan bisa menghitung berapa besar dana yang harus Anda sisihkan untuk biaya pendidikan buah hati Anda di masa depan
Buatlah rencana untuk menyiapkan dana pendidikan Si Kecil dengan matang. Agar lebih jelas dan terasa manfaat investasi yang Anda dan pasangan lakukan, konsultasikan hal ini dengan perencana keuangan. Bila Anda berdua ingin anak Anda kuliah di universitas A misalnya, berarti Anda dan pasangan harus menabung dalam jumlah tertentu setiap bulannya, selama sekian tahun.
Pilih instrumen keuangan yang bisa mengimbangi inflasi, sehingga saat tiba waktunya bagi Si Kecil bersekolah, dananya cukup dan tidak “kalah” oleh inflasi, dan Anda juga harus memilih tempat investasi yang sudah berpengalaman yang sudah diakui kualitas pengelola`annya.

3.Evaluasi Rutin

Dengan rencana yang sudah dibuat, evaluasi lagi secara periodik apakah dana yang dibutuhkan sudah mencukupi, dan cari tahu alasannya bila belum sesuai. Penyebab belum sesuainya rencana tabungan dengan jumlah yang tertabung, bisa terjadi antara lain karena Anda dan pasangan tidak berdisiplin menabung atau tidak pandai mengelolah keuangan keluarga, untuk itulah selalu konsultasikan masalah keuangan Anda dengan financial consultan Anda, supaya mereka bisa memberikan solusi yang tepat bagi Anda dan keluarga.


4.Niat dan Disiplin

Saat Si Kecil mulai bersekolah, dana yang dibutuhkan antara lain untuk uang pangkal, uang bulanan sekolah, dan biaya ekstrakurikuler. Jangan lupa, perhitungkan juga faktor inflasi, sehingga kenaikan biaya sekolah bisa tertanggulangi. Agar lebih aman, masukkan kisaran angka 10-15 persen untuk faktor yang satu ini. Besarnya dana yang harus disisihkan tiap bulan tidak sama pada setiap orang, tergantung kondisi masing-masing termasuk sekolah tujuan dan tipe investor yang dipilih sesuai gaya Anda berdua, apakah tipe konservatif, moderat, atau agresif.
Meski Anda telanjur tidak menabung sejak dini, tak ada kata terlambat! Tetaplah mulai dan semangat menabung, meski hasilnya tidak sebagus yang dimulai dari awal. Tetapi itu akan jauh lebih baik daripada tidak menabung, karena saya yakin Anda tidak ingin jika suatu sa`at nanti buah hati Anda terpaksa harus putus sekolah.
Terlambat menabung maupun tidak, yang jelas Anda harus punya niat besar untuk menabung. Terapkan disiplin menabung, bekerja keras dan tidak bergaya hidup mewah sehingga rencana keuangan yang dibuat dengan bagus tidak sia-sia dan dapat tercapai, Jangan sampai anak Anda memiliki bakat bagus tapi tidak tersalurkan, hanya karena Anda tidak memiliki rencana keuangan yang tidak tertata baik.
5.Tabungan Darurat

Sebelum memiliki instrumen keuangan yang akan dijadikan alat untuk berinvestasi, sebaiknya Anda dan pasangan juga memiliki tabungan biasa (dalam bentuk tunai) di bank untuk dana darurat. Misalnya, bila penghasilan salah satu dari Anda Rp 3 juta per bulan dan Anda berdua memiliki seorang anak, setidaknya Anda harus memiliki tabungan sejumlah tiga kali penghasilan Anda, yaitu Rp 9 juta.
Sehingga, jika kelak terjadi sesuatu yang membutuhkan biaya mendadak, masih bisa diambilkan dari tabungan itu dan dana yang disimpan untuk pendidikan Si Kecil akan tetap aman.
Sa`at ini anak Anda masih kecil dan mereka tidak akan menanyakan hal ini, hari ini saya mewakili anak anda menanyakan “apakah anda sudah mempersiapkan dana pendidikan bagi buah hati anda??”
Bagi yang ingin dihitungkan biaya pendidikan putra putrinya silahkan menghubungi y.eltarry@gmail.com FREE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar